close
Tips

I ain’t a human billboard!

walking billboard

Di beberapa artikel di Fashionpria.com sudah sangat sering disebutkan untuk tidak lagi menggunakan Graphic T-Shirt, terutama yang berisi kata-kata atau kalimat yang terkesan “witty” atau unik. Mulai dari Joger hingga Giordano, semua merk menjual Graphic T-Shirt.

Di artikel saya sebelumnya , menggantikan Graphic T-Shirt menjadi T-Shirt polos adalah salah satu tahap yang cukup krusial dalam upgrade style yang berkala. Ini erat hubungannya dengan upgrade mentalitas kamu terhadap nilai dari badan kamu. Apakah badan kamu pantas menjadi papan reklame berjalan? Karena entah berisi gambar merk atau kalimat, menggunakan Graphic T-Shirt sama dengan menjual badan kamu untuk menjadi “papan reklame berjalan”.

I-Aint-a-human-billboard

Ulangi mantra berikut: “Saya bukan reklame berjalan”. Mantra ini berlaku untuk seluruh outfit kamu. Karena tak jarang juga jaket yang dengan bangganya memampangkan logonya dengan besar. Intinya, mulai dari kepala hingga kaki, jangan jadikan tubuhmu menjadi papan reklame berjalan.

Walaupun begitu mantra diatas cuma berlaku sebagai guideline dan sangat fleksibel untuk setiap orang. Pengecualian bisa dibuat, seperti:

  • T-Shirt yang terlihat sangat keren dan sesuai dengan Style keseluruhan kamu
  • Jersey tim olahraga kebanggaan (catatan: ukurannya pas dengan badan kamu)
  • Jaket Kampus (catatan: jangan digunakan di luar kampus!)
  • dll.

Jadi mulailah menghargai badan kamu, jangan mau lagi menjadi papan reklame berjalan!

P.S.
Saya sendiri, walaupun cinta mati dengan Liverpool F.C. saya tidak mau menggunakan Jersey atau T-Shirt dengan unsur LFC kecuali kalau mau nonton bareng.

 

Prama Aditya

The author Prama Aditya

1 Comment

  1. semua itu selera,beberapa orang bangga degan merk yg mereka apakai,walau ada pakaian dengan logo lumayan besar 😀 perbedaan sudut pandang

Comments are closed.