close
Tips

5 Cara Agar Tukang Cukur Mengerti Keinginan Anda

Barbershop Room

Apakah Anda salah satu orang yang sering mengalami penyesalan setelah keluar dari tempat cukur? Apakah Anda sering menyalahkan sang tukang cukur jika hasilnya tidak memuaskan? Pernahkan Anda sadari bahwa penyesalan tersebut 100% bukan kesalahan tukang cukur?

Lalu salah siapa?

Tahukah Anda, bahwa kebanyakan pria menyesal setelah keluar dari barbershop karena kesalahan mereka sendiri, tidak secara detail mengutarakan gaya rambut yang diinginkan.

Kebanyakan pria hanya pasrah, ngedumel dibelakang dan sumpah serapah kepada si tukang cukur, setelah tahu hasilnya sama sekali tidak sesuai harapan.

Ketahuilah bahwa tukang cukur/barber adalah manusia. Bukan paranormal yang mengerti isi hati Anda tanpa ucapan.

Dikira hanya dengan mengeluarkan kalimat pamungkas seperti “tipisin samping, mas” atau “pendekin atas, mbak” lalu hasilnya akan menyerupai gaya rambut David Beckham terkini?

Jika Anda ingin memberikan hasil yang berbeda, ubahlah cara Anda dalam berkomunikasi kepada sang tukang cukur.

Berikut 5 cara agar tukang cukur mengerti keinginan Anda.

1. Deskripsikan dengan detil

Komunikasikan diawal dengan baik gaya rambut yang Anda inginkan. Kalimat “kayak biasanya aja ya bang!” sama sekali tidak membantu.

Walaupun sang tukang cukur sudah akrab dan kenal dengan Anda, kebanyakan akan lupa gaya rambut terakhir Anda. Pelanggan tidaklah sedikit, apalagi sang tukang cukur termasuk kategori favorit dan memiliki banyak pelanggan langganan.

Barbershop

Pertanyaan basi “cocoknya kira2 gimana ya mas/mbak?” itu juga kurang membantu. Walaupun pasti akan dijawab sang tukang cukur, tapi belum tentu sesuai dengan keinginan Anda.

Baca Juga:  5 Kesalahan Grooming yang Tidak Disadari Oleh Pria

Alhasil, sang tukang cukur akan memberikan tindakan yang aman, yaitu yang penting pelanggan jadi bersih dan rapih.

Dengan menyampaikan secara detil, setidaknya sang tukang cukur/barber punya sedikit gambaran tentang apa yang Anda inginkan, kemudian nantinya akan lebih diperjelas lagi setelah dalam proses pemangkasan rambut Anda.

Perbanyak kata tentang apa yang Anda inginkan, bukan kata yang tidak Anda inginkan. Jika Anda pernah baca buku “The Secret” by Rhonda Byrne pasti paham.

Bahwa manusia merespon kata-kata yang terucap. Kata-kata “jangan potong bagian itu..” “jangan tipisin bagian itu ..” malah akhirnya bagian itulah yang dieksekusi. Hmmm, pernah kejadian?

Hindari penggunaan kata “jangan..” gantilah dengan kalimat “Nanti tolong ditipisin bagian itu ..” “Nanti tolong potong bagian itu ..” dan seterusnya.

2. Bawa contoh gambar

Ini adalah langkah lainnya jika Anda sulit mengutarakan apa yang maksud kepada tukang cukur/barber. Berikan 3-5 photo/gambar yang Anda inginkan dengan model yang sama. Lebih bagus lagi jika gambarnya dari berbagai sisi yaitu tampak depan, samping belakang dan atas.

Contoh gambar bisa diambil dari internet, majalah, socmed dan media lainnya. Anda bisa print, atau langsung tunjukkan melalui gadget.

men hair style pompadour undercut

Image by Hailwormatron

Namun biasanya barbershop juga memiliki contoh gambar atau katalog model rambut. Jika memang katalog yang mereka miliki lebih bagus dan merasa pas dengan apa yang diinginkan, tidak masalah Anda menggunakan gambar tersebut.

Baca Juga:  5 Inspirasi Gaya Rambut Undercut Aktor Hollywood

Hanya saja sialnya jika katalog yang ada ternyata tidak update. Trend model rambutnya sudah usang. Maka, dengan membawa contoh gambar sendiri, tentunya akan lebih aman. Anda memiliki backup plan dalam hal ini.

3. Mulailah perbincangan kecil

Barbershop adalah salah satu tempat untuk berinteraksi sosial. Sudah sejak ribuan tahun yang lalu, tempat ini adalah salah satu yang digemari untuk bertukar informasi, bercerita, membahas isu-isu menarik dan aktifitas interaksi lainnya.

barber in bucharest

Barbershop di Bucharest 1842 – Image by Wikipedia

Maka, bukalah perbincangan kecil dengan sang tukang cukur. Perbincangan ini dimaksudkan untuk membuat hangat dan cair suasana. Membuat sang tukang cukur dan Anda menjadi lebih rileks.

Hal tersebut juga dapat membangun keakrababan, serta memberikan sedikit gambaran latar belakang Anda. Jika sang tukang cukur/barber mengetahui sedikit latar belakang Anda, apa aktifitas dan pekerjaan Anda, ia dapat tahu dan bisa menyesuaikan gaya potongan dengan lingkungan Anda sehari-hari.

Tapi perlu dihindari juga perbincangan yang berlebihan seperti tertawa terbahak-bahak dan banyak bergerak, hingga mengganggu konsentrasi sang tukang cukur.

4. Fokus mengamati prosesnya

Hal ini juga sangat penting. Tak jarang banyak yang tidak fokus dalam mengamati prosesnya. Ketika sang tukang cukur beraksi, kita malah sibuk bersama gadget, baca majalah, atau bahkan tertidur.

barber5

Tak perlu sungkan untuk sedikit-sedikit mengarahkan sang tukang cukur jika potongan mulai tidak sesuai yang diinginkan. Jika dirasa ada yang kurang dan mengganjal di hati tentang prosesnya, stop saat itu juga.

Baca Juga:  5 Tips Grooming Pada Pagi Hari

Tak perlu takut dan gak enak untuk agak bawel, justru mereka yang takut kalo hasil potongannya nanti mengecewakan.

Persaingan di dunia barbershop cukup ketat. Setiap tukang cukur pasti berusaha keras agar hasilnya memuaskan, sehingga pelanggan akan datang kembali.

Namun juga Anda perlu untuk realistis, bahwa apa yang Anda inginkan tidak akan 100% sama dengan contoh gambar atau katalog. Karena jenis rambut dan bentuk muka Anda dapat berpengaruh.

5. Berilah feedback

Mau Anda puas ataupun tidak, tetaplah berikan feedback atau masukan dan saran. Jika memang tidak puas dan merasa kurang, cukup ucapkan terima kasih dan tidak perlu datang lagi.

Tapi jika memang Anda merasa puas terhadap hasil potongannya, berikanlah sedikit pujian atau jika perlu, berikan sedikit tips/uang tambahan. Dengan begitu, sang tukang cukur akan merasa pekerjaannya dihargai.

barbershop-87

So, jika Anda masih belum menemukan tempat yang ideal buat upgrade gaya rambut, tetaplah bereksperimen dengan 5 tips untuk potong rambut di atas.

Teruslah mencari, mencoba barbershop dan tukang cukur yang Anda rasa cocok dan nyaman. Karena jika sudah cocok dan sreg, pasti hasilnya juga akan memuaskan.

Sangat penting untuk mencari barbershop dan tukang cukur favorit. Jika tailor/tukang jahit dapat memberikan pakaian yang pas, begitu juga dengan tukang cukur. Percayakanlah gaya rambut Anda kepada orang yang Anda rasa cocok dan nyaman.

Tags : barbershopgaya rambutgroomingpangkas rambutsalontips groomingtukang cukur
Rush

The author Rush

is netizen, blogger, and author of this blog. Always love and support local product.