Info Color wheel, roda warna

Published on June 1st, 2010 | by Que

17

Pengetahuan Dasar Tentang Warna

Masih ingatkah Anda saat masih sekolah di tingkat SD, yaitu pada pelajaran menggambar atau Seni Rupa, kita pernah belajar tentang dasar-dasar warna?

Saya sendiri walaupun tidak begitu bisa menggambar, tetapi saya sangat menyukai pada saat belajar tentang warna.

Artikel ini mereview tentang dasar warna, yang mungkin bagi sebagian orang sangat membosankan. Tetapi untuk bisa dan mahir menyerasikan warna pakaian, kita harus mempelajarinya.

Perhatikan gambar roda warna di atas. Seperti yang kita ketahui, ada 3 warna dasar/primer, yaitu merah, kuning dan biru. Apabila ketiga warna ini di atur tingkat kegelapannya, maka akan di hasilkan warna-warna lain. Kita juga dapat melihat, bahwa warna hitam merupakan tingkat kegelapan yang maksimal dari warna apapun.

Apabila kita mencampurkan 2 warna primer, akan di hasilkan warna sekunder.

Contoh:

Merah + Kuning = Orange

Biru + Kuning = Hijau

Merah + Biru = Ungu

Kemudian, apabila ketiga warna sekunder ini kita atur tingkat kegelapannya, akan di hasilkan warna lainnya.

Ada lagi yang di sebut warna tersier, yaitu apabila warna sekunder di campur dengan satu warna primer di sebelahnya dari roda warna tersebut.

Contoh:

Hijau + Biru atau Kuning = Biru-Hijau atau Kuning-Hijau

Orange + Merah atau Kuning = Merah-Orange atau Kuning-Orange

Ungu + Merah atau Biru = Merah-Ungu atau Biru-Ungu

Dengan mencampurkan dan mengatur tingkat kegelapan, dari sinilah dihasilkan warna-warna yang ada di alam semesta.

Warna primer dan sekunder yang bersebelahan dalam roda warna adalah saling analog satu dengan yang lainnya.

Warna Analog dari Biru = Hijau dan Ungu

Warna Analog dari Orange = Merah dan Kuning

Dalam berpakaian, warna – warna yang saling analog dapat di kombinasikan asalkan tingkat kegelapannya sama. Jadi Anda dapat mengenakan kaos berwarna hijau dengan blazer atau jacket berwarna biru. Tetapi ingat, seperti pada artikel pemilihan warna pakaian, kita kaum pria jangan mengenakan celana berwarna cerah.

Kemudian adalagi yang di sebut warna komplimen/pelengkap, yaitu warna primer dengan warna sekunder yang saling berseberangan dalam roda warna di atas.

Biru komplimen terhadap orange.

Ungu komplimen terhadap kuning.

Merah terhadap hijau, dan seterusnya.

Mengenakan warna-warna yang saling komplimen dapat memberikan kesan bahwa Anda percaya diri dan berani. Tetapi hati-hati dalam memadu padankan warna ini, sebab ada warna tertentu yang terlihat tidak cocok untuk di kombinasikan.

Kita dapat mengenakan warna yang sama tetapi dengan tingkat kegelapan yang berbeda, misal kemeja berwarna merah hati dengan dasi berwarna merah terang. Mengkombinasikan warna ini dapat menghasilkan efek monokromatik.

Terakhir, tentu saja Anda dapat mengkombinasikan warna putih atau hitam dengan warna apapun.

-Que-

Tags: , ,


About the Author

is founder and author of Fashionpria.com . He loves share happiness, likes reading and writing. Que is marketing geek and fashion freak.



17 Responses to Pengetahuan Dasar Tentang Warna

  1. Pingback: Tips Memilih Warna Pakaian

  2. Maxnine says:

    Great article bro! Ga nyangka kalo masalah memadukan warna ada ilmu logisnya. Biasanya cuma berdasarkan feeling :D

  3. Que says:

    @Maxnine:
    Thanks bro. Iya memang ada pengetahuan tentang hal ini bro, biar kita tidak asal memadukan warna :)

  4. Randy says:

    My Goodness!! Gw juga seriing banget ngandelin feeling untuk gabungin warna :D Hanya, gw masih belom terbuka buat outfits yang leih rumit daripada t-shirt (jelek abisss), lagian gw juga masih SMA :) Duh, jadi mau keliling-keliling pasar poncol nih. Cyaaa cape deh :D :D

  5. bothar pudhi says:

    trims…teori dasar warna…saya butuh untuk mengajar anak-anak untuk dasar mewarnai…!!!!!!

  6. akkino says:

    caranya gimana ya bro cocokin dengan warna kulit ?

  7. mobius says:

    kalo warna abu-abu gelap atau abu-abu terang cocoknya di mixed dengan warna apa ya ??saya sendiri banyak punya baju dan jaket warna tersebut, kulit saya sendiri berwarna sawo matang

  8. Mr Keren says:

    pengalaman melohat pemakaian warna pada pakaian bisa juga dari pengalaman melihat dan mengamati orang2 yg memakainya. Akhirnya mata kita terbiasa melihat paduan warna yg serasih. Semuanya itu tdk ada artinya kalau sang pemakai tdk percaya diri waktu memakainya. Harus ada rasa percaya bhw orang lain akan melihat paduan tsebut serasih

  9. irwanda says:

    wow…..ini persis pelajaran di SMP dulu. Keren!.
    Berdasarkan artikel di atas kita jadi lebih tahu cara yang baik
    dalam memadukan warna pakaian.
    Tapi…masalahnya: orang berkulit gelap seperti saya
    agak sulit mencari pakaian dengan warna yang pas.
    Kalau mas Que punya artikel tentang cara memilih warna pakaian yang
    sesuai dengan warna kulit…….pliz share ke kita2 ya. Thx u

  10. kandi sastri dewi says:

    ihhhhhhhhhh bgs bgt pengetahuannya

  11. kandi sastri dewi says:

    bgs bgt pengetahuan :)

  12. Mila karmila reyla syifaunnisa says:

    terima ksih atas informasix… in sngat bermakna buat z.. jgn lupa bagi trus ilmunya! ^_^

  13. HERRY says:

    bagaimana memilih warna pakaian untuk dark skin seperti saya?

  14. rommy says:

    bagus bos

  15. Kang Didies. says:

    Artikel yang menarik dan bermanfaat
    Bagi teman-teman yang perlu Panduan Warna Pantone silahkan kunjungi http://WarnaPantone.Com :)

  16. Suparsa says:

    Dear Que

    Thanks , ini hal yang positive untuk kaum pria , dan saya sendiri sangat tertarik dengan fashion hal ini menyangkut image diri saya dengan relasi .

    Thanks
    Suparsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑