close
Info

Nike vs Adidas, Manakah yang Mendominasi Olimpiade Rio 2016?


Olimpiade Rio 2016 telah usai pada 21 Agustus lalu. Amerika menjadi peraih medali emas terbanyak pada kompetisi olahraga paling bergengsi tersebut. Disusul selanjutnya oleh Inggris, Tiongkok, dan Jerman. Sedangkan Indonesia berada diperingkat ke 46 dengan perolehan medali 1 emas dan 2 perak.

Pada kompetisi olahraga tersebut, tidak hanya para atlet yang saling bersaing untuk menjadi juara. Tahukah Anda bahwa brand atau merek pakaian olahraga (sportswear) juga berlomba-lomba untuk unjuk gigi.

olimpic rio 2016 standings
Indonesia menempati urutan 46

Contohnya seperti brand yang sudah tidak asing lagi seperti Nike dan Adidas yang terus saling berkompetisi. Dua brand besar itu terus menunjukkan rivalitasnya, khususnya pada perhelatan acara olahraga terbesar di dunia ini.

Sejak tahun 2015 lalu, Nike sudah mempersiapkan secara secara khusus fokusnya untuk Olimpiade Rio 2016. Seperti yang disampaikan Jeanne Jackson, Presiden direktur pada divisi Product and merchandising bahwa Nike akan fokus pada acara Rio 2016 dari segi sponsorship dan endorsement produk kepada para atlit olimpiade Rio 2016.

Baca Juga:  Jika Produk Ramah Lingkungan Banyak Peminat Wanita, Bagaimana Dengan Pria?

Mayoritas atlet Amerika disponsori oleh Nike

Sebagai produk asli negeri “Paman Sam”, tentunya sangat mustahil jika merek tersebut tidak mensposori atlet negaranya sendiri. Olimpiade Rio 2016 kemarin nampaknya menjadi keberhasilan Nike sebagai sportwear yang mendominasi perolehan medali.

Amerika menjadi juara dengan peralihan 121 medali (emas 46, perak 37, perunggu 38). Dari data tersebut, sebanyak 44 atlet Amerika yang disponsori oleh Nike.

Awalnya Nike merasa tidak percaya diri akan memenangkan dominasinya di ajang olimpiade Rio 2016. Beberapa merek lain khususnya Adidas nampaknya memiliki persiapan yang matang dalam menggodok produk-produknya.

australian-medalist-swim-rio-2016
Adidas sebagai official sponsor Tim Australia

Tapi fakta berkata lain, Nike lebih unggul ketimbang Adidas. Atlet peraih emas dari Amerika yang disponsori oleh Adidas hanya 4 orang.

Jerman sebagai official team yang disponsori Adidas harus puas pada posisi ke 5 dengan perolehan 17 medali emas. Negara lainnya yang disponsori oleh Adidas adalah Australia, memperoleh 8 medali emas dan menempati posisi urutan ke 10.

Baca Juga:  Jika Produk Ramah Lingkungan Banyak Peminat Wanita, Bagaimana Dengan Pria?

Ketika atlet berdiri di podium dengan pakaian sponsor lengkap dari ujung kepala hingga kaki

Itulah makna keberhasilan dari peperangan tak kasat mata antar brand di ajang besar seperti olimpiade Rio 2016. Adu dominasi pakaian olahraga akan pada puncak keberhasilannya ketika atlit yang disponsori meraih medali.

Tidak hanya akan mengangkat nama brand itu, tapi juga akan menjadi faktor penting untuk kepentingan penjualan produk kedepan. Siapa yang tidak mau pakai merek sang juara peraih medali emas?

michael-phelps-nike-brand
Michael Phelps bersama tim dengan Brand Nike

Beruntunglah Amerika memliki atlet berkelas seperti Michael Phelps yang menyabet banyak medali emas pada olimpiade Rio 2016. Berapa kali ia naik podium? dan berapa kali pula Nike tersorot media?

Berbicara rivalitas brand Nike dan Adidas memang tidak akan ada habisnya. Masing-masing akan terus unjuk gigi untuk terus mendominasi sportwear pada ajang apapun, baik olimpiade ataupun piala dunia sekalipun.

Baca Juga:  Jika Produk Ramah Lingkungan Banyak Peminat Wanita, Bagaimana Dengan Pria?
Tags : adidasbrandmereknikeolimpiade
Vanessa

The author Vanessa

Netizen | Time waster | Chocolate lover ~ Contributor of Fashionpria.com

Leave a Response